Sebelas tahun lalu saya menikah dengan seorang yang paling saya kasihi, yang kepadanya saya mampu menyerahkan kebebasan saya, dan segala keegoisan saya. Yang kepadanya saya merasa akan mampu mengarungi segala bentuk gelombang kehidupan ini. Tetapi seiring perjalanan kita tak pernah tau apa yang terjadi bukan...

Semua orang tidak menginginkan perpisahan. Tetapi apalah daya...perpisahan bisa terjadi pada siapa saja. Antara maut yang memisahkan atau rasa yang tidak lagi sama. Tuntutan untuk melepaskan seseorang dari kehidupan, entah karena ketidakcocokan atau lingkungan yang mengkhianati, bisa dialamai oleh siapa saja. Termasuk saya.

Menangis dan berduka adalah bentuk kewajaran, tetapi ada keluarga dan sahabat yang selalu memberi support. Memberiku ruang untuk menangis, dan dalam waktu bersamaan mengingatkanku untuk tidak larut terlalu lama didalamnya. Hanya mereka yang saya beritahu ketika saya butuh pergi menghilang.

Saya berterimakasih kepada semua keluarga dan sahabat yang selalu menemani dan selalu ada ditengah kesibukan mereka. Saya berterima kasih untuk keluarga dan sahabat yang layar henponnya sering saya jadikan tempat sampah dari sumpah serapah ketika saya dalam amarah. Terima kasih untuk sekedar mendengar dan membaca teksting saya. Terima kasih untuk sekedar bertanya bahwa saya baik-baik saja. Kalian semua seperti bahan bakar yang saya temukan ditengah hutan, ketika kendaraan yang saya bawa kehabisan bensinnya.

Alasan mengapa  perpisahan itu begitu menyedihkan adalah, pengalaman itu membuat saya sering mempertanyakan diri sendiri. Dimana letak kesalahan saya? Akhirnya kepribadian mempengaruhi bagaimana merespon perpisahan itu. Tidak mudah memang untuk mengampuni orang yang sudah menyakiti perasaan. Akan tetapi ketahuilah bahwa kualitas kepribadian seseorang akan semakin teruji bila mampu untuk mengampuni kesalahan orang lain, dan mau berdoa untuk kebaikan orang yang telah menyakitinya. Terima kasih Tuhan, Engkau yang mengajariku cara untuk mengampuni.

Tuhan adalah pengatur waktu paling jawara. Saya percaya disaat yang tepat rasa nyeri ini akan hilang dengan sendirinya...