Jatuh cinta adalah perasaan terbaik di dunia ini. Saya sudah berada dititik perjalanan bahwa cinta itu sangat indah dan juga sangat  menyakitkan. Tapi cara terbaik merasakan  cinta  adalah dinikmati bukan disesali. Dan perasaan yang paling nikmat itu  adalah  jatuh cinta pada seseorang yang tidak mungkin untuk dimiliki. Kalau ada olah raga yang  paling menantang, maka ujian hati paling menantang adalah jatuh cinta pada seseorang yang tidak dapat atau  tidak pernah terpikirkan untuk mendapatkannya apalagi ingin memilikinya.

Kalaupun ada pepatah mengatakan "Cinta itu Pasti Memiliki" cinta tidak selalu berakhir dengan MEMILIKI. Tidak  selalu menghasilkan gabungan dua orang, perpaduan dua nyawa menjadi satu. Terkadang, malah  menghasilkan "keterikatan" namun harus terpisah. Seseorang yang  engkau  cintai dengan segenap  jiwa dan  raga namun  tidak mungkin untuk bersama orang itu.

Beberapa orang tidak dapat dan tidak akan pernah berakhir bersama, walaupun  mereka saling mencintai. Ini adalah kebenaran yang menyedihkan, tapi tetap merupakan kebenaran. Faktanya adalah, cinta saja tidak cukup. Semua dongeng, semua cerita film tentang cinta itu tidak benar. Cinta tidak pernah cukup, karena cinta tidak rasional.


Karena kita  benar-benar tidak punya pilihan lain. Kita  hanya berharap menemukan orang lain untuk dicintai. Sehingga  bisa saling memikirkan satu sama lain bahwa dia  telah bahagia. Dan semoga  tidak lagi  khawatir tentang  kebahagiaannya. Apabila dirimu mampu, yang dapat kamu lakukan adalah menunggu dengan harapan bahwa cinta baru bisa menggantikannya. Tapi itu tidak berarti kita akan pernah berhenti saling mencintai.

Beberapa orang akan saling mencintai sampai hari kematian, tapi  menghabiskan sebagian besar hidup mereka secara  terpisah.

Begitulah kita...